
TRASH WORLD - TPA Bantar Gebang Bekasi Jawa Barat berdiri sejak tahun 1988. Pada awalnya tempat ini diharapkan mampu mengatasi masalah sampah yang menumpuk di Jakarta. Pada kenyataannya lahan seluas 108 hektar ini tidak berfungsi dengan sempurna untuk mengolah sampah menjadi pupuk, biogas dan lainnya.
Diperkirakan tumpukan sampah ini sudah lebih dari 36 juta ton sampah dan menimbulkan bau menyengat hingga 15km. Hal ini wajar terjadi karena setiap harinya warga Jakarta membuang 5 ton lebih sampah ke TPA Bantar Gebang ini.
Hal lain yang menarik adalah mengamati para pendatang yang bekerja sebagai pemulung disekitar TPA Bantar Gebang. Kebanyakan dari mereka membangun rumah tinggal di tumpukan sampah dengan bau yang menyengat, terutama ketika musim hujan.
Disalah satu daerah yang kami kunjungi hidup 300 orang pemulung yang sebagian besar datang dari Indramayu. Tetapi ada juga dari warga setempat dan Madura serta Cirebon.
Sekilas adalah hasil dari peserta Photo Hunting “TRASH WORLD”

“Jaring Pengaman Lalat” Foto oleh Yoppy Pieter
YOPPY: “kagum bisa lihat sekelompok orang yang bisa hidup di antara sampah yang menggunung. Mau tidak mau mereka berperan penting dalam menanggulangi sampah ibu kota dengan cara memilahdan mengolahnya menjadi rumah, dan yang tidak bisa dilupakan adalah aroma yang GANAS”
—–

“Disewakan” – Photo karya Rizal

Photo karya Widi

Photo karya Hendi

Foto oleh Ugie
UGIE: “Hunting yang membuka wawasan kita mengenai kondisi masyarakat yang terpinggirkan. Tanpa sadar, mereka yang tinggal dan mencari nafkah di sana sebagai pemulung, telah melakukan program go green (mendaur ulang plastik)”
—–

Photo karya Allan